Vladimir Rys, Merumuskan Ulang Jaminan Sosial: Kembali ke Prinsip-prinsip Dasar, Penerjemah: Dewi Wulandari, Editor: Wendratama, Cetakan 1 — Jakarta: Pustaka Alvabet, April 2011, 208 halaman.
Di tengah langkanya literatur berbahasa Indonesia yang membahas soal jaminan sosial, buku Merumuskan Ulang Jaminan Sosial karya Vladimir Rys yang aslinya bertitel Reinventing Social Security Worldwide: Back to Essentials ini patut kita sambut dan beri apresiasi. Apalagi, saat ini banyak pihak tengah memusatkan perhatian pada pembahasan Rancangan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (RUU BPJS) di gedung parlemen.
Buku yang penerbitannya didukung oleh PT Jamsostek ini diawali kata pengantar oleh Hotbonar Sinaga, Direktur Utama PT Jamsostek, yang mengupas praktek jaminan sosial di Indonesia. Menurut Hotbonar, dalam bentuknya yang masih sangat awal, jaminan sosial, terutama kesehatan, sudah diterapkan sejak jaman kolonial. Ia juga sekilas memaparkan lintasan sejarah program jaminan sosial, semenjak pasca Indonesia merdeka hingga diundangkannya UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional atau lebih dikenal dengan UU SJSN (halaman x).
“UU SJSN mencakup jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian. Melihat cakupan program jaminan sosial di dalamnya, undang-undang ini bisa dikatakan nyaris sempurna,” kata Hotbonar. Namun demikian, ujarnya lebih lanjut, lantaran idealisme seperti itu pula yang membuat sebagian ahli menganggap SJSN proyek yang terlalu ambisius yang mungkin belum mampu dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia.
Hotbonar kemudian menebalkan sinyalemen di atas, bahwa hingga saat ini pemerintah belum berhasil membentuk dewan pelaksana SJSN yang diamanatkan oleh UU Nomor 40 tahun 2004, sehingga SJSN ini belum bisa dilaksanakan. Kendati ia merujuk bahwa tanpa adanya pelaksanaan SJSN ini pun program-program jaminan sosial sudah berjalan, sebagian bahkan berjalan dengan cukup baik dengan cakupan yang sangat besar, seperti halnya Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).
Tentang nilai berharga buku yang sedang kita tinjau ini, Carmelo Mesa-Lago, Profesor Emiritus Ekonomi Universitas Pittsburgh Amerika Serikat mengatakan bahwa buku ini akan selalu bermanfaat karena membahas hal-hal dan perangkat analitis yang bersejarah yang telah mampu melewati perjalanan waktu. Dikatakan pula, buku ini sangat berguna bagi para pembuat kebijakan, staf organisasi keuangan dan sosial baik internasional maupun regional, begitu juga bagi para peneliti, dosen, mahasiswa, profesional, dan pengelola jaminan sosial (halaman 9).
Selanjutnya, kata Carmelo Mesa-Lago, “Buku ini bisa menjadi buku pelajaran yang luar biasa untuk berbagai kursus kesejahteraan sosial dan sebagai buku tambahan dalam mata pelajaran ekonomi, sosiologi, ilmu politik, dan sejarah yang berkaitan dengan kebijakan sosial, pembangunan, serta tema-tema sejenis. Saya berharap Rys senantiasa dapat mengilhami generasi ahli jaminan sosial di masa mendatang.”
Artikel ini hanya ringkasan saja, untuk membaca lengkap sila klik tautan ini Merumuskan Ulang Jaminan Sosial.
*****
Recent Comments